You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penertiban Parkir Pondok Labu Tak Efektif
photo Rio Sandiputra - Beritajakarta.id

Kemacetan di Pondok Labu Makin Parah

Upaya mengurai kemacetan lalu lintas di sekitar Pasar Pondok Labu, Jakarta Selatan dengan menertibkan keberadaan parkir liar dan pedagang kaki lima (PKL) belum juga membuahkan hasil. Buktinya, kemacetan di kawasan tersebut semakin parah. Padahal, dua minggu lalu, petugas sudah melakukan penertiban besar-besaran di kawasan tersebut.

Kita masih melakukan evaluasi. Saat ini, kita tempatkan petugas pada jam-jam sibuk di sana

Kondisi ini dikeluhkan pengguna jalan yang melewati kawasan tersebut. Karena titik ini, merupakan perlintasan kendaraan dari dan menuju perbatasan Jakarta Selatan dengan wilayah Depok, Jawa Barat.

Kamil (40), seorang pengendara mobil Karimun Estilo mengatakan, kemacetan di sekitar Pasar Pasar Pondok Labu terjadi sejak pagi hingga malam hari. "Kalau pagi hari dari arah Cinere menuju RS Fatmawati bisa ditempuh sekitar satu jam," ujarnya, Senin (6/10).

Pendapatan Parkir di DKI Naik Rp 6 juta

Selain parkir liar, kata Kamil, kemacetan di kawasan itu juga disebabkan ulah pedagang yang menggelar lapak di pinggir jalan dan pengaturan lalu lintas di pertigaan pasar yang kurang baik. "Longgarnya penjagaan yang dilakukan petugas membuat parkir liar kembali marak," katanya.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penertiban Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, AB Nahor, mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan evaluasi pasca penertiban bulan lalu. Ini akan berguna nantinya untuk mengambil kebijakan terkait penyelesaian masalah kemacetan di sekitar Pasar Pondok Labu.

"Kita masih melakukan evaluasi. Saat ini, kita tempatkan petugas pada jam-jam sibuk di sana," ucapnya.

Sebelumnya, pada Selasa (23/9) lalu, petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan dibantu pihak Kepolisian, TNI, dan Satpol PP melakukan penertiban parkir liar serta PKL di sekitar Pasar Pondok Labu. Belasan kendaraan dicabut pentil, dan beberapa mobil diderek karena parkir di tempat terlarang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6002 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5594 personNurito
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2033 personFakhrizal Fakhri
  4. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1801 personAnita Karyati
  5. Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1609 personFakhrizal Fakhri